Nyanyi Si Pengamen Bisu

Si Bisu coba-coba menyanyi,
tiada satupun insan mengerti,
baik lirik maupun harmoni,
tiada sepeser uang masuk pundi-pundi.

Puisi Normantis

Pengamen_Bisu[1]

Si Bisu coba-coba menyanyi,
tiada satupun insan mengerti,
baik lirik maupun harmoni,
tiada sepeser uang masuk pundi-pundi.

Si Tuli mencoba mendengarnya,
tak terasa
setetes air jatuh di ujung mata,
ini lagu soal cinta.

Turun kereta
stasiun jatinegara
mereka berbincang tanpa kata,
saling mengagumi saling memuji,
aku mendengar mereka dengan hati.

(Bekasi, 25 Februari 2013)
Norman Adi Satria

******

Catatan : 

Puisi ini terlahir berkat seorang pengamen bisu (tunawicara) yang setiap hari menyanyi di KRL ekonomi Jakarta.

VIDEOnya dapat Anda saksikan di : 

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s