Puisi Jurnalistik: Wartawan (Dan Penguasa Rezim)

Entah berapa waktu kemudian
saat saya terbangun dari pembaringan
rezim itu telah bubar
dan nama saya kian tersebar.

Semua menganggap saya pahlawan.
Kata saya: ah, bukan,
saya hanya mencatat kebenaran.

Puisi Normantis

Sajak Wartawan - Norman Adi SatriaSajak Wartawan – Norman Adi Satria

SAJAK WARTAWAN
Karya: Norman Adi Satria

View original post 146 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s