Malin Kundang Terbebas dari Kutukan

Oh Bidadari,
di kahyangan
kau RT berapa?
Aku ingin kembalikan selendangmu.

Aku bukan Jaka Tarub,
tapi Malin Kundang,
yang baru sembuh dari kutuk.

Puisi Normantis

malin

Oh Bidadari,
di kahyangan
kau RT berapa?
Aku ingin kembalikan selendangmu.

Aku bukan Jaka Tarub,
tapi Malin Kundang,
yang baru sembuh dari kutuk.

Usai kembalikan selendang,
aku akan kembalikan sepatu
milik Cinderella
yang terbuat dari kaca;
Memberi ciuman pada Sleeping Beauty,
agar dia terbangun dari tidur abadi;
Mengembalikan sebatang korek milik seorang bocah,
supaya dia dapat kembali bermimpi;
Memberi timun untuk makan Si Kancil,
agar tak lagi mencuri milik Petani;
Mengembalikan sapu terbang milik Nenek Sihir,
kasihan dia selama ini jalan kaki;

Lalu aku akan bersujud di pusara ibuku,
menangisinya hingga habis air mata.

Aku hanya ingin melakukan hal baik,
yang tak bisa terlaksana selama menjadi batu,
mengubah epilog drama hidupku menjadi inspirasi,
bukan pembawa caci maki.
Setelah itu,
aku rela menjadi batu lagi untuk selamanya.

(Bekasi, 4 Februari 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s